Saturday, 9 May 2015

Semua Tentang Demam (Common Cold) Mommies Daily

18:15 Posted by SUCCESS No comments

Pilek,  hidung mampet dan disambung dengan batuk, biasanya ini formula paling jitu untuk mengakibatkan demam :(.  Mommies pasti udah sedia termometer kan? Yang paling akurat memang termometer air raksa. Tapi nggak praktis yah kalau perlu mengukur beberapa kali dalam waktu yang singkat. Lebih praktis termometer digital. Tapi harus selektif memang, karena termometer digital banyak yang kurang akurat.

Gambar dari sini

Ketika anak sedang demam, termometer penting ada di sekitar tempat tidur karena suhu badan anak harus selalu terpantau. Dari alur naik turunnya demam, dokter terbantu juga dalam membuat diagnosis. Ada penyakit yang karakternya panas  tinggi, susah turun kecuali dikasi penurun panas. Ada juga yang panasnya naik turun, dimana turunnya justru masuk fase kritis, seperti misalnya demam berdarah dengue.

Apa sih demam itu sebenarnya?

Demam adalah mekanisme tubuh untuk melawan infeksi. Infeksi dapat berupa gangguan dari penyakit atau hal yang lain (tumbuh gigi pada anak-anak misalnya). Bibit penyakit akan melemah dan musnah pada lingkungan bersuhu tinggi. Karena itu demam perlu untuk mematikan penyakit. Bila demam diturunkan saat penyakit belum sepenuhnya musnah, suhu tubuh akan naik lagi terpicu masih adanya bibit penyakit.

Sering menurunkan suhu tubuh dengan obat membuat pertahanan melawan penyakit jadi terganggu. Ibaratnya mau perang senjatanya diambil melulu. Yang harusnya tiga hari sembuh malah jadi semakin lama.

Patokan dasar suhu tubuh yang memerlukan intervensi adalah:

  • Bayi usia di bawah 3 bulan dengan suhu di atas 38ºC
  • Bayi usia 3-6 bulan dengan suhu di atas 38,5ºC
  • Bayi dan anak di atas usia 6 bulan dengan suhu di atas 39ºC
  • Pantauan ekstra untuk anak dengan bakat kejang demam

Saya sendiri begitu anak lewat dari 6 bulan masih mencoba bertahan walaupun suhu tubuh di kisaran 39ºC, sepanjang anak tidak menunjukkan kegelisahan yang parah. Kalo rewel dan agak lemas sih pasti ya, namanya juga lagi sakit. Tapi selama masih bisa tidur cukup tenang selama minimal dua jam setiap kalinya, saya pilih home treatment dulu sebelum memberi parasetamol.

Berikut langkah-langkah home treatment:

  • Asupan cairan. Kecukupan cairan saat demam, menghindarkan anak (dan orang dewasa juga) dari dehidrasi. Di sisi lain, dehidrasi sendiri menimbulkan kenaikan suhu. Jadi cukupnya cairan bisa menstabilkan suhu tubuh walau tidak secara drastis menurunkannya. Banyak minum juga merangsang tubuh untuk berkeringat yang kemudian juga akan sedikit menurunkan suhu. Asupan cairan disini ngga cuman minuman aja ya. Makanan berkuah banyak, es loli, es buah dan buah-buahan, homemade jeli, dan semacamnya juga banyak mengandung air.
  • Berendam air hangat. Efeknya mirip dengan kompres, tapi mengurangi kerewelan karena kalo sambil main air biasanya anak lebih anteng ketimbang harus pasang kain kompres.
  • Oiya, moms sudah tahu kan ya kalau kompres itu bukan dengan air dingin/air es, tapi dengan air hangat atau suam-suam kuku? Kompres dingin (termasuk produk-produk kompres tempel yang harus dimasukkan ke kulkas dulu itu), akan mengirimkan sinyal yang salah kepada tubuh bahwa ada bagian tubuh yang masih terlalu dingin. Jadi tubuh malah akan lebih meningkatkan suhunya untuk mengimbangi yang masih dingin. Kompres juga akan lebih efektif sebenarnya bila yang dikompres adalah ketiak ketimbang dahi karena titik terpanas tubuh sebenarnya ada di daerah ketiak, bawah lidah, dan anus.
  • Bila anak sangat gelisah, rewel, ngga bisa tertidur lelap setidaknya satu jam, mungkin memang perlu obat penurun panas untuk meredakan panasnya. Sejauh ini hanya parasetamol yang masih dianggap paling aman sebagai pereda panas dan nyeri pada anak-anak dan ibu hamil (contohnya: Sanmol, Tempra, Panadol, Dumin). Dalam dosis yang sesuai anjuran tentunya yaa.
  • Penurun panas yang berbasis ibuprofen (contohnya: Proris) dan asam asetilsalisilat/asetosal (contohnya: Aspirin/Bodrexin/Contrexyn) dapat menimbulkan efek samping luka pada lambung karena termasuk obat yang cukup keras. Aspirin bahkan sudah dilarang untuk anak dibawah 18 tahun karena menimbulkan efek samping jangka panjang sindroma Reye.

Saat memilih obat, perhatikan juga kandungan alkoholnya ya Mom.

Kapan harus ke dokter?

Ketika demam belum turun sesudah lewat 72 jam tanpa ada gejala lain yang mengikuti dan telah dilakukan tes urine untuk mencoret kemungkinan ISK (infeksi saluran kemih).

Rata-rata demam berlangsung dua atau tiga hari. Demam yang baru berlangsung 1-2 hari tanpa gejala lain dan tanpa tes urine atau tes darah, tidak bisa ditegakkan diagnosanya. Dalam kondisi ini biasanya dokter hanya akan memberikan obat yang umum dan tidak spesifik untuk penyakit tertentu. Obat jadi tidak efektif dan hanya memperberat kerja metabolisme tanpa hasil dan efek yang pasti.

Patokan sederhana untuk demam yang umum (tetap lakukan cross check ke dokter untuk mengantisipasi penyakit yang lebih kompleks ya):

  • Jika demamnya mengiringi batuk pilek, dapat dipastikan tubuh sedang melawan virus common cold. Demam ini bisa berlangsung seminggu.
  • Jika demamnya hanya sore hari, ada kemungkinan typhoid.
  • Jika anak berusia di bawah 36 bulan, demamnya tinggi terus-terusan selama 3-4 hari setelah itu langsung normal sendiri, anak mulai aktif kembali, dan muncul ruam-ruam merah, berarti anak habis kena virus roseola. Walau kebanyakan roseola menyerang anak di bawah 36 bulan, tapi di atas 3 tahun juga masih bisa terserang ya.
  • Jika mirip roseola tapi ruamnya muncul waktu anak masih panas, kemungkinan campak.
  • Jika panasnya 3-4 hari kemudian panas turun tapi anak malah lebih lemes, layu, dan kehilangan kesadaran ketimbang waktu suhu badannya tinggi, ada kemungkinan DBD.

Semoga tulisan ini bisa membantu untuk bertindak lebih efektif ketika si kecil demam ya Mommies. Dan kalo ada ada yang lagi sakit, semoga cepat sembuh :)

*dari pengalaman pribadi dan berbagai sumber, salah satunya http://milissehat.web.id/

Bercak Bintik Merah pada Bayi setelah Demam

17:48 Posted by SUCCESS No comments

Hari kamis minggu lalu uly telepon memberi kabar bahwa lex tiba-tiba demam. Suhu lex mulai naik sampai 38,4 °C. Pertolongan pertama sesuai anjuran dokter kami berikan parasetamol untuk menurunkan panas. Karena panas tidak kunjung turun maka saya pulang kantor agak cepat dan kami segera ke dokter. Dokter melihat tenggorokan lex agak merah, jadi kami pulang dengan 1 obat puyer dan 1 obat sirup untuk mengobati radang tenggorokan.

Besoknya ternyata panas lex kembali naik hingga diatas 39 °C. Kali ini uly menghubungi dokter lewat telepon dan dianjurkan menggunakan ibuprofen menggantikan parasetamol sebagai penurun demam. Panas lex pun berangsur turun.

Hari ketiga, paginya lex masih agak hangat. Untungnya hari sabtu, jadi aku bisa ikut jaga lex seharian. Sorenya kami mulai lebih tenang karena panas lex semakin turun.

Bercak Merah Setelah DemamHari minggu sepertinya lex sudah normal kembali. Tapi anehnya hari senin pagi tiba-tiba saja mulai keluar bercak atau bintik merah pada lex. Bintik itu di beberapa tempat terlihat banyak. Aku berangkat kerja sambil meminta uly terus memantau kondisi lex. Siangnya uly telepon lagi dokter karena bercak merah tersebut terus menyebar. Dokter sepertinya tenang dan tidak khawatir. Menurutnya bercak itu ialah dampak dari demamnya kemarin, jadi selama suhu tubuh normal dokter tidak menganjurkan kami untuk periksa.

Karena tetap tidak tenang hari itu saya juga pulang cepat, tapi mengingat dokter mengatakan tidak perlu periksa saya mencoba mencari-cari informasi di internet. Ternyata saya menemukan informasi mengenai penyakit Roselia Infantum, yang di sebabkan oleh virus dan umumnya menyerang bayi pada usia 6 bulan 2 tahun. Gejalanya ialah demam tinggi selama beberapa hari, kemudian timbul bercak merah pada saat demamnya hilang, persis seperti yang lex alami. Bercak merah itu tidak gatal dan juga tidak menggangu bagi bayi, tapi pengaruh lain bayi mungkin akan menjadi sedikit rewel, mudah capek dan hilang nafsu makan.

Tidak ada pengobatan khusus yang dianjurkan, cukup banyak istirahat dan jangan sampai kurang minum. Bercak merah itu akan hilang dengan sendirinya dalam 1 atau 2 hari. Pada hari rabu (masuk hari ketiga sejak bercak merah mulai keluar) lex sudah benar2 pulih dan sudah tidak ada lagi bercak merah. Sekarang lex sudah aktif kembali bermain (^_^)

Berikut link untuk informasi lebih rinci mengenai penyakit ini:

* Gambar di ambil tanpa ijin dari KidsHealth

Thank you for reading article Bercak Bintik Merah pada Bayi setelah Demam

Mengatasi Step / Stuip / Kejang Demam Pada Bayi Dan Balita

16:36 Posted by SUCCESS No comments

DokterSehat.com Kejang, baik yang disertai demam atau tidak, bisa berdampak fatal. Itulah sebabnya, setelah memberi pertolongan pertama, bawa segera si kecil ke rumah sakit.

Kejang sendiri terjadi akibat adanya kontraksi otot yang berlebihan dalam waktu tertentu tanpa bisa dikendalikan. Salah satu penyebab terjadinya kejang demam yaitu tingginya suhu badan anak. Timbulnya kejang yang disertai demam ini diistilahkan sebagai kejang demam (convalsio febrillis) atau stuip/step.

Masalahnya, toleransi masing-masing anak terhadap demam sangatlah bervariasi. Pada anak yang toleransinya rendah, maka demam pada suhu tubuh 38 C pun sudah bisa membuatnya kejang. Sementara pada anak-anak yang toleransinya normal, kejang baru dialami jika suhu badan sudah mencapai 39 C atau lebih.

SEGERA BAWA KE DOKTER

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, disarankan agar orang tua sesegera mungkin memberi pertolongan pertama begitu tahu si kecil mengalami kejang demam.

Setelah itu,jangan tunggu waktu lagi bawa segera si kecil ke dokter atau klinik terdekat. Jangan terpaku hanya pada lamanya kejang, entah cuma beberapa detik atau sekian menit. Dengan begitu, si kecil akan mendapat penanganan lebih lanjut yang tepat dari para ahli. Biasanya dokter juga akan memberikan obat penurun panas, sekaligus membekali obat untuk mengatasi kejang dan antikejang. Sebagai pertolongan pertama, tak usah membawanya langsung ke rumah sakit lengkap yang letaknya relatif lebih jauh karena bisa-bisa si kecil mendapat risiko yang lebih berbahaya akibat lambat mendapat pertolongan pertama.

Selain itu, jika kejang demam tidak segera mendapat penanganan semestinya, si kecil pun terancam bakal terkena retardasi mental. Pasalnya, kejang demam bisa menyebabkan rusaknya sel-sel otak anak. Jadi, kalau kejang itu berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka kemungkinan sel-sel yang rusak pun akan semakin banyak. Bukan tidak mungkin tingkat kecerdasan anak akan menurun drastis dan tidak bisa lagi berkembang secara optimal.

Bahkan beberapa kasus kejang demam bisa menyebabkan epilepsi pada anak. Yang tak kalah penting, begitu anaknya terkena kejang demam, orang tua pun mesti ekstra hati-hati. Soalnya, dalam setahun pertama setelah kejadian, kejang serupa atau malah yang lebih hebat berpeluang terulang kembali.

Untuk mengantisipasinya, sediakanlah obat penurun panas dan obat antikejang yang telah diresep-kan dokter anak. Meski begitu, orang tua jangan kelewat khawatir. Karena dengan penanganan yang tepat dan segera, kejang demam yang berlangsung beberapa saat umumnya tak menimbulkan gangguan fungsi otak.

CIRI-CIRI KEJANG

Tentu saja dalam hal ini orang tua harus bisa membaca ciri-ciri seorang anak yang terkena kejang demam. Di antaranya:

kedua kaki dan tangan kaku disertai gerakan-gerakan kejut yang kuat dan kejang-kejang selama 5 menit . bola mata berbalik ke atas

  • gigi terkatup
  • muntah
  • tak jarang si anak berhenti napas sejenak.
  • pada beberapa kasus tidak bisa mengontrol pengeluaran buang air besar/kecil
  • pada kasus berat, si kecil kerap tak sadarkan diri. Adapun intensitas waktu kejang juga sangat bervariasi, dari beberapa detik sampai puluhan menit.

TIPS ATASI KEJANG DEMAM

Berikut beberapa penjelasan tentang kejang dan demam pada anak: . Suhu tubuh normal anak berkisar antara 36-37 C. Si kecil dinyatakan demam bila temperatur tubuhnya yang diukur melalui mulut/telinga menunjukkan angka 37,8 C; melalui rektum 38 C, dan 37,2 C melalui ketiak.Sebelum semakin tinggi, segera beri obat penurun panas. .

Orang tua jangan begitu gampang mengatakan seorang anak demam atau tidak hanya dengan menempelkan punggung tangannya di dahi anak. Cara ini jelas tidak akurat karena amat dipengaruhi oleh kepekaan dan suhu badan orang tua sendiri.

Termometer air raksa diyakini merupakan cara yang paling tepat untuk mengukur suhu tubuh. Pengukuran suhu tubuh akan lebih akurat bila termometer tersebut ditempatkan di rongga mulut atau rektum/anus dibanding ketiak.

Saat menghadapi si kecil yang sedang kejang demam, sedapat mungkin cobalah bersikap tenang. Sikap panik hanya akan membuat kita tak tahu harus berbuat apa yang mungkin saja akan membuat penderitaan anak tambah parah.

Jangan gunakan alkohol atau air dingin untuk menurunkan suhu tubuh anak yang sedang demam. Penggunaan alkohol amat berpeluang menyebabkan iritasi pada mata dan intoksikasi/keracunan.

Lebih aman gunakan kompres air biasa yang diletakkan di dahi, ketiak, dan lipatan paha. Kompres ini bertujuan menurunkan suhu di permukaan tubuh. Turunnya suhu ini diharapkan terjadi karena panas tubuh digunakan untuk menguapkan air pada kain kompres. Penurunan suhu yang drastis justru tidak disarankan.

Jangan coba-coba memberikan aspirin atau jenis obat lainnya yang mengandung salisilat karena diduga dapat memicu sindroma Reye, sejenis penyakit yang tergolong langka dan mempengaruhi kerja lever, darah, dan otak.

Setelah anak benar-benar sadar, bujuklah ia untuk banyak minum dan makan makanan berkuah atau buah-buahan yang banyak mengandung air. Bisa berupa jus, susu, teh, dan minuman lainnya. Dengan demikian, cairan tubuh yang menguap akibat suhu tinggi bisa cepat tergantikan.

Jangan selimuti si kecil dengan selimut tebal. Selimut dan pakaian tebal dan tertutup justru akan meningkatkan suhu tubuh dan menghalangi penguapan. Pakaian ketat atau yang mengikat terlalu kencang sebaiknya ditanggalkan saja.

YANG BISA DILAKUKAN ORANG TUA

  • Segera beri obat penurun panas begitu suhu tubuh anak melewati angka 37,5 C.
  • Kompres dengan lap hangat (yang suhunya kurang lebih sama dengan suhu badan si kecil). Jangan kompres dengan air dingin, karena dapat menyebabkan korsleting/benturan kuat di otak antara suhu panas tubuh si kecil dengan kompres dingin tadi.
  • Agar si kecil tidak cedera, pindahkan benda-benda keras atau tajam yang berada dekat anak. . Tak perlu menahan mulut si kecil agar tetap terbuka dengan mengganjal/menggigitkan sesuatu di antara giginya. . Miringkan posisi tubuh si kecil agar penderita tidak menelan cairan muntahnya sendiri yang bisa mengganggu pernapasannya.
  • Jangan memberi minuman/makanan segera setelah berhenti kejang karena hanya akan berpeluang membuat anak tersedak.

KEJANG TANPA DEMAM

Penyebabnya bermacam-macam. Yang penting, jangan sampai berulang dan berlangsung lama karena dapat merusak sel-sel otak. Menurut dr. Merry C. Siboro, Sp.A, dari RS Metro Medical Centre, Jakarta, kejang adalah kontraksi otot yang berlebihan di luar kehendak.

Kejang-kejang kemungkinan bisa terjadi bila suhu badan bayi atau anak terlalu tinggi atau bisa juga tanpa disertai demam.

Kejang yang disertai demam disebut kejang demam (convalsio febrilis). Biasanya disebabkan adanya suatu penyakit dalam tubuh si kecil. Misal, demam tinggi akibat infeksi saluran pernapasan, radang telinga, infeksi saluran cerna, dan infeksi saluran kemih. Sedangkan kejang tanpa demam adalah kejang yang tak disertai demam. Juga banyak terjadi pada anak-anak.

BISA DIALAMI SEMUA ANAK

Kondisi kejang umum tampak dari badan yang menjadi kaku dan bola mata berbalik ke atas. Kondisi ini biasa disebut step atau kejang toniklonik (kejet-kejet). Kejang tanpa demam bisa dialami semua anak balita. Bahkan juga bayi baru lahir.

Umumnya karena ada kelainan bawaan yang mengganggu fungsi otak sehingga dapat menyebabkan timbulnya bangkitan kejang. Bisa juga akibat trauma lahir, adanya infeksi-infeksi pada saat-saat terakhir lahir, proses kelahiran yang susah sehingga sebagian oksigen tak masuk ke otak, atau menderita kepala besar atau kecil.

Bayi yang lahir dengan berat di atas 4.000 gram bisa juga berisiko mengalami kejang tanpa demam pada saat melalui masa neonatusnya (28 hari sesudah dilahirkan).

Ini biasanya disebabkan adanya riwayat ibu menderita diabetes, sehingga anaknya mengalami hipoglemi (ganggguan gula dalam darah). Dengan demikian, enggak demam pun, dia bisa kejang.

Selanjutnya, si bayi dengan gangguan hipoglemik akibat kencing manis ini akan rentan terhadap kejang. Contohnya, telat diberi minum saja, dia langsung kejang. Uniknya, bayi prematur justru jarang sekali menderita kejang. Penderitanya lebih banyak bayi yang cukup bulan. Diduga karena sistem sarafnya sudah sempurna sehingga lebih rentan dibandingkan bayi prematur yang memang belum sempurna.

JANGAN SAMPAI TERULANG

Penting diperhatikan, bila anak pernah kejang, ada kemungkinan dia bisa kejang lagi. Padahal, kejang tak boleh dibiarkan berulang selain juga tak boleh berlangsung lama atau lebih dari 5 menit. Bila terjadi dapat membahayakan anak.

Masalahnya, setiap kali kejang anak mengalami asfiksi atau kekurangan oksigen dalam darah. Setiap menit, kejang bisa mengakibatkan kerusakan sel-sel pada otak, karena terhambatnya aliran oksigen ke otak.

Bayangkan apa yang terjadi bila anak bolak-balik kejang, berapa ribu sel yang bakal rusak? Tak adanya aliran oksigen ke otak ini bisa menyebakan sebagian sel-sel otak mengalami kerusakan.

Kerusakan di otak ini dapat menyebabkan epilepsi, kelumpuhan, bahkan retardasi mental. Oleh karenanya, pada anak yang pernah kejang atau berbakat kejang, hendaknya orang tua terus memantau agar jangan terjadi kejang berulang.

DIMONITOR TIGA TAHUN

Risiko berulangnya kejang pada anak-anak, umumnya tergantung pada jenis kejang serta ada atau tidaknya kelainan neurologis berdasarkan hasil EEG (elektroensefalografi). Di antara bayi yang mengalami kejang neonatal (tanpa demam), akan terjadi bangkitan tanpa demam dalam 7 tahun pertama pada 25% kasus. Tujuh puluh lima persen di antara bayi yang mengalami bangkitan kejang tersebut akan menjadi epilepsi.

Harus diusahakan, dalam tiga tahun sesudah kejang pertama, jangan ada kejang berikut.

Dokter akan mengawasi selama tiga tahun sesudahnya, setelah kejang pertama datang. Bila dalam tiga tahun itu tak ada kejang lagi, meski cuma dalam beberapa detik, maka untuk selanjutnya anak tersebut mempunyai prognosis baik.Artinya, tak terjadi kelainan neurologis dan mental.

Tapi, bagaimana jika setelah diobati, ternyata di tahun kedua terjadi kejang lagi? Hitungannya harus dimulai lagi dari tahun pertama.Pokoknya, jangka waktu yang dianggap aman untuk monitoring adalah selama tiga tahun setelah kejang.

Jadi, selama tiga tahun setelah kejang pertama itu, si anak harus bebas kejang. Anak-anak yang bebas kejang selama tiga tahun itu dan sesudahnya, umumnya akan baik dan sembuh. Kecuali pada anak-anak yang memang sejak lahir sudah memiliki kelainan bawaan, semisal kepala kecil (mikrosefali) atau kepala besar (makrosefali), serta jika ada tumor di otak.

RAGAM PENYEBAB

Kejang tanpa demam bisa berasal dari kelainan di otak, bukan berasal dari otak, atau faktor keturunan, penjabarannya satu per satu di bawah ini.

* Kelainan neurologis Setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak bisa menimbulkan bangkitan kejang.

Contoh, akibat trauma lahir, trauma kepala, tumor otak, radang otak, perdarahan di otak, atau kekurangan oksigen dalam jaringan otak (hipoksia).

* Bukan neurologis Bisa disebabkan gangguan elektrolit darah akibat muntah dan diare, gula darah rendah akibat sakit yang lama, kurang asupan makanan, kejang lama yang disebabkan epilepsi, gangguan metabolisme, gangguan peredaran darah, keracunan obat/zat kimia, alergi dan cacat bawaan.

* Faktor keturunan Kejang akibat penyakit lain seperti epilepsi biasanya berasal dari keluarga yang memiliki riwayat kejang demam sama. Orang tua yang pernah mengalami kejang sewaktu kecil sebaiknya waspada karena anaknya berisiko tinggi mengalami kejang yang sama.

WASPADAI DI BAWAH 6 BULAN

Orang tua harus waspada bila anak sering kejang tanpa demam, terutama di bawah usia 6 bulan, Karena kemungkinannya untuk menderita epilepsi besar.

Masalahnya, kejang pada anak di bawah 6 bulan, terutama pada masa neonatal itu bersifat khas. Bukan hanya seperti toniklonik yang selama ini kita kenal, tapi juga dalam bentuk gerakan-gerakan lain. Misal, matanya juling ke atas lalu bergerak-gerak, bibirnya kedutan atau tangannya seperti tremor.

Dokter biasanya waspada, tapi kalau kejangnya terjadi di rumah, biasanya jarang ibu yang ngeh. Itulah sebabnya, orang tua harus memperhatikan betul kondisi bayinya.

MENOLONG ANAK KEJANG

  1. Jangan panik, segera longgarkan pakaiannya dan lepas atau buang semua yang menghambat saluran pernapasannya. Jadi kalau sedang makan tiba-tiba anak kejang, atau ada sesuatu di mulutnya saat kejang, segera keluarkan.
  2. Miringkan tubuh anak karena umumnya anak yang sedang kejang mengeluarkan cairan-cairan dari mulutnya. Ini sebetulnya air liur yang banyak jumlahnya karena saraf yang mengatur kelenjar air liur tak terkontrol lagi. Kalau sedang kejang, kan, saraf pusatnya terganggu. Bukan cuma air liur, air mata pun bisa keluar. Guna memiringkan tubuh adalah supaya cairan-cairan ini langsung keluar, tidak menetap di mulut yang malah berisiko menyumbat saluran napas dan memperparah keadaan.
  3. Jangan mudah percaya bahwa meminumkan kopi pada anak yang sedang kejang bisa langsung menghentikan kejang tersebut. Secara medis, kopi tak berguna untuk mengatasi kejang. Kopi justru dapat menyebabkan tersumbatnya pernapasan bila diberikan saat anak mengalami kejang, yang malah bisa menyebabkan kematian.
  4. Segera bawa anak ke rumah sakit terdekat, jangan sampai otak kelamaan tak mendapat oksigen. Usahakan lama kejang tak lebih dari tiga menit. Siapkan obat antikejang yang disarankan dokter bila anak memang pernah kejang atau punya riwayat kejang.

PENATALAKSANAAN

Penatalaksaan kejang meliputi :

1. Penanganan saat kejang* Menghentikan kejang : Diazepam dosis awal 0,3 0,5 mg/kgBB/dosis IV (Suntikan Intra Vena) (perlahan-lahan) atau 0,4-0,6mg/KgBB/dosis REKTAL SUPPOSITORIA. Bila kejang belum dapat teratasi dapat diulang dengan dosis yang sama 20 menit kemudian.

* Turunkan demam :

Anti Piretika : Paracetamol 10 mg/KgBB/dosis PO (Per Oral / lewat mulut) diberikan 3-4 kali sehari.

Kompres ; suhu >39º C dengan air hangat, suhu > 38º C dengan air biasa.

* Pengobatan penyebab : antibiotika diberikan sesuai indikasi dengan penyakit dasarnya.

* Penanganan sportif lainnya meliputi : bebaskan jalan nafas, pemberian oksigen, memberikan keseimbangan air dan elektrolit, pertimbangkan keseimbangan tekanan darah.

2. Pencegahan Kejang* Pencegahan berkala (intermiten) untuk kejang demam sederhana dengan Diazepam 0,3 mg/KgBB/dosis PO (Per Oral / lewat mulut) dan anti piretika pada saat anak menderita penyakit yang disertai demam.

* Pencegahan kontinu untuk kejang demam komplikata dengan Asam vaproat 15-40 mg/KgBB/dosis PO (per oral / lewat mulut) dibagi dalam 2-3 dosis.

ANAK EPILEPSI HARUS KONTROL SETIAP 3 BULAN

Mereka yang berisiko menderita epilepsi adalah anak-anak yang lahir dari keluarga yang mempunyai riwayat epilepsi. Selain juga anak-anak dengan kelainan neurologis sebelum kejang pertama datang, baik dengan atau tanpa demam.

Anak yang sering kejang memang berpotensi menderita epilepsi. Tapi jangan khawatir, anak yang menderita epilepsi, kecuali yang lahir dengan kelainan atau gangguan pertumbuhan, bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak lainnya. Prestasi belajar mereka tidak kalah dengan anak yang normal.

Jadi, kita tak perlu mengucilkan anak epilepsi karena dia bisa berkembang normal seperti anak-anak lainnya. Yang penting, ia tertangani dengan baik. Biasanya kalau anak itu sering kejang, dokter akan memberi obat yang bisa menjaganya supaya jangan sampai kejang lagi.

Pada anak epilepsi, fokus perawatannya adalah jangan sampai terjadi kejang lagi. Untuk itu, perlu kontrol, paling tidak setiap 3 bulan agar monitoring dari dokter berjalan terus.

sumber

Demam - Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas

16:22 Posted by SUCCESS No comments

Demam

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke:pandu arah, cari

Demam (juga dikenali sebagai pyrexia atau hiperthermia terkawal[1]) merupakan isyarat perubatan biasa dengan cirri-ciri peningkatan suhu melebihi julat biasa 36.537.5 °C (97.799.5 °F) disebabkan peningkatan pada titik set pengawal suhu badan .[2] Peningkatan pada titik set ini mencetus ton otot dan menggigil.

Ketika suhu badan meningkat, terdapat rasa sejuk umum sungguhpun suhu badan meningkat. Sebaik sahaja tahap suhu baru dicapai terdapat rasa panas. Demam merupakan satu tindak imunisasi balas yang cuba menangani jangkitan bacteria atau virus. Demam boleh dicetuskan oleh pelbagai keadaan dari selamat kepada potensi serius. Kecuali demam yang tinggi, rawatan biasanya tidak diperlukan, bagaimanapun, ibuprofen adalah berkesan bagi menurunkan suhu badan.

Demam berbeza daripada hiperthermia luar kawal[1], biasanya dirujuk hanya sebagai hiperthermia, dari segi hiperthermia merupakan peningkatan suhu badan melebihi titik set pengawalansuhu badan, akibat penghasilan suhu melampau/ pengawalan suhu yang tidak mencukupi.

Takrifan

Suhu badan mempunyai julat yang besar.[3] Demam biasanya dipersetujui sekiranya:

  • Suhu pada dubur adalah atau melebihi 37.538.3 °C (99.5100.9 °F)[1][3]
  • Suhu pada mulut (oral) adalah pada atau melebihi 37.7[convert: needs unit name][4]
  • Suhu pada ketiak (axillary) atau pada telinga (otic) adalah pada atau melebihi 37.2 °C (99.0 °F)

Pada orang dewasa yang sihat julat bagi suhu mulut adalah 33.238.2 °C (91.8100.8 °F), bagi dubur ia adalah 34.437.8 °C (93.9100.0 °F), bagi selaput tympanik ia adalah 35.437.8 °C (95.7100.0 °F) dan bagi ketiak (axillary) ia adalah 35.537.0 °C (95.998.6 °F).[5]

Suhu badan mungkin meningkat selepas aktiviti berat tetapi ini tidak dianggap sebagai demam kerana titik set suhu badan adalah normal. Orang tua memiliki kurang keupayaan bagi menghasilkan haba badan, dengan itu suhu tahap rendah mungkin juga mewakili penyakit asas yang serius.

Apa itu demam

Demam adalah suatu keadaan di mana suhu badan melebihi 370C disebabkan oleh jangkitan atau keradangan.

Tanda dan gejala

  1. Badan panas bila disentuh
  2. Pernafasan meningkat
  3. Muka menjadi merah
  4. Tidak aktif dan lemah, sentiasa mahu tidur
  5. Resah gelisah
  6. Tiada selera makan
  7. Menggigil

Tindakan yang di ambil

  1. Biarkan pesakit berehat di tempat yang mempunyai peredaran udara yang baik.
  2. Pakaikan pakaian nipis.
  3. Beri minum air yang banyak.
  4. Beri ubat menurut arahan
  5. Mandi berjelum (mandi lap) jika suhu melebihi 380C.

Amaran

Sila bawa anak anda berjumpa doktor dengan segera sekiranya :-

  1. Anak anda mempunyai suhu yang tinggi kerana suhu yang tinggi berpanjangan boleh mengakibatkan sawan.
  2. Demam yang berlarutan melebihi 3 hari, terutama sekiranya terdapat lapuran kes demam denggi, malaria atau sebarang penyakit bawaan nyamuk dikawasan sekitar.


Jenis

Pola perubahan suhu mungkin sekali-sekala membayangkan diagnosis perubatan:

  • Demam terhenti-henti: Suhu tinggi hanya hadir bagi beberapa jam sehari dan normal pada waktu yang lain, contoh. malaria, kala-azar, pyaemia, atau septicemia. Dengan malaria, mungkin terdapat demam dengan tempoh 24 jam (harian / quotidian), 48 jam (demam setiap dua/tiga hari (tertian)), atau 72 jam (demam setiap tiga/empat hari (quartan), menunjukkan Plasmodium malariae). Pola ini mungkin kurang jelas bagi pengembara.
  • Demam Pel-Ebstein: Demam khusus yang dikaitkan dengan lymphoma Hodgkin, demam tinggi pada satu minggu dan renda pada minggu berikut dan seterusnya. Bagaimanapun, terdapat perdebatan samaada pola ini benar-benar wujud.[6]
  • Demam berpanjangan: Suhu yang kekal melebihi normal sepanjang hari dan tidak berbeza melebihi dalam 24 jam, contoh. lobar pneumonia, demam kepialu, jangkitan salur kencing, brucellosis, atau tifus. Demam kepialu mungkin menunjukkan pola demam khusus, dengan peningkatan bertingkat perlahan, dan puncak yang tinggi.
  • Demam Naik turun (Remittant): Suhu kekal melebihi normal sepanjang hari dan naik turun lebih dari dalam 24 jam, contoh. Jangkitan endokarditis.

Demam neutropenik, juga dipanggil febrile neutropenia, adalah demam tanpa kehadiran fungsi system imunisasi normal. Disebabkan ketiadaan neutrophil melawan bakteria, jangkitan bacteria boleh merebak dengan pantas dan demam ini biasanya dianggap kecermasan perubatan. Demam ini lebih biasa dilihat pada mereka yang menerima kemoterapi pemendam imunisasi berbanding mereka yang sihat.

Febricula[7] adalah demam serdahana jangka pendek, punca tidak jelas, dan tanpa pathologi jelas.

Hiperpyrexia

Hiperpyrexia merupakan demam dengan suhu badan amat tinggi sama atau melebihi 41.5 °C (106.7 °F).[8] Suhu tinggi sedemikian di anggap kecermasan perubatan kerana ia mungkin menunjukkan keadaan sebenar yang serius atau membawa kepada kesan sampingan yang besar.[9] Punca biasa adalah pendarahan otak ([intracranial hemorrhage).[8] Punca lain yang mungkin termasuk sepsis, sindrom Kawasaki,[10], sindrom maligan neuroleptik, kesan dadah, sindrom serotonin, dan rebut thyroid.[9] Jangkitan merupakan punca biasa demam ketika suhu meningkat punca lain menjadi semakin biasa.[9] Jangkitan yang dikaitkan dengan hiperpyrexia termsauk: roseola, rubeola dan jangkitan enteroviral.[11] Penyejukan aggresif segera ke bawah <38.9 °C (102.0 °F) di dapati meningkatkan peluang terselamat.[9] Hiperpyrexia berbeza dari hiperthermia dari segi bagi hiperpyrexia mekanisma pengawal suhu badan meletakkan suhu badan melebihi suhu normal dan kemudian menghasilkan haba bagi mencapai suhu ini, sementara bagi hiperthermia suhu badan meningakt melebihi titik suhu ditetapkan oleh badan manusia..[8]

Hiperthermia

Hiperthermia berpunca dari beberapa sebab termasuk "heatstroke", sindrom maligan neuroleptik, hyperthermia maligan, perangsang seperti amphetamine dan kokain, tindak balas dadah idiosyncratic, dan sindrom serotonin.

Kegunaan

Terdapat pertikaian menyokong dan menolak kepentingan demam, dan isu ini adalah kontrovesi.[12][13] Kajian ini menggunakan haiwan bertulang belakang berdarah panas[14] dan manusia [15]in vivo, dengan sesetengah mencadangkan mereka sembuh lebih cepat dari jangkitan atau penyakit kritikal kerana demam. Kajian Findland mencadangkan pengurangan kematian bagi jangkitan bacteria apabila demam hadir.[16]

Secara teori, demam mampu membantu dalam pertahanan badan.[12] Terdapat sesetengah tindak balas imunisasi penting yang dipertingkatkan oleh suhu, dan sesetengah pathogen dengan kecenderungan suhu ketat boleh dielakkan.[17] Demam mungkin berguna pada tahap tertentu kerana ia membenarkan badan mencapai suhu tinggi, menyebabkan persekitaran tidak menyenangkan bago sesetengah pathogen. Sel darah putih juga membiak dengan pantas kerana persekitaran yang sesuai dan mampu membantu melawan pathogen dan mikrob merbahaya yang lain yang menceroboh badan.

Penyelidik [18] telah menunjukkan bahawa demam memiliki beberapa fungsi penting dalam proses penyembuhan:

  • Peningkatan pergerakan leukocytes
  • Peningkatan phagocytosis leukocytes
  • Pengurangan kesan endotoksin
  • Peningkatan pembiakan sel T [19]
  • Peningkatan aktiviti interferon[19]

Pada haiwan lain

Demam merupakan ciri penting bagi diagnosis perubatan bagi penyakit haiwan ternakan. Suhu badan haiwan yang diambil melalui dubur, berbeza dari satu spesies dengan spesies yang lain. Sebagai contoh, kuda dikatakan demam pada suhu 38.5 , sementara lembu di katakan demam pada suhu 39.6 .

Bagi spesies yang membenarkan tubuh memiliki julat suhu normal yang luas, seperti unta, ia kadang-kala sukar bagi menentukan tahap demam (febrile stage).

Rujukan

  1. 1.01.11.2 Axelrod YK, Diringer MN (May 2008). "Temperature management in acute neurologic disorders". Neurol Clin 26 (2): 585603, xi. doi:10.1016/j.ncl.2008.02.005. PMID 18514828. 
  2. Karakitsos D, Karabinis A (September 2008). "Hypothermia therapy after traumatic brain injury in children". N. Engl. J. Med. 359 (11): 117980. PMID 18788094. 
  3. 3.03.1 Laupland KB (July 2009). "Fever in the critically ill medical patient". Crit. Care Med. 37 (7 Suppl): S2738. doi:10.1097/CCM.0b013e3181aa6117. PMID 19535958. 
  4. Barone JE (August 2009). "Fever: Fact and fiction". J Trauma 67 (2): 4069. doi:10.1097/TA.0b013e3181a5f335. PMID 19667898. 
  5. Sund-Levander M, Forsberg C, Wahren LK (June 2002). "Normal oral, rectal, tympanic and axillary body temperature in adult men and women: a systematic literature review". Scand J Caring Sci 16 (2): 1228. PMID 12000664. 
  6. Hilson AJ (July 1995). "Pel-Ebstein fever". N. Engl. J. Med. 333 (1): 667. PMID 7777006.  . They cite Richard Asher's lecture Making Sense (Lancet, 1959, 2, 359)
  7. Febricula, definition from Biology-Online.org, consulted June 7, 2006 http://www.biology-online.org/dictionary/Febricula
  8. 8.08.18.2 Loscalzo, Joseph; Fauci, Anthony S.; Braunwald, Eugene; Dennis L. Kasper; Hauser, Stephen L; Longo, Dan L. (2008). Harrison's principles of internal medicine. McGraw-Hill Medical. pp. Chapter 17, Fever versus hyperthermia. ISBN 0-07-146633-9. 
  9. 9.09.19.29.3 McGugan EA (March 2001). "Hyperpyrexia in the emergency department". Emerg Med (Fremantle) 13 (1): 11620. PMID 11476402. 
  10. Marx, John (2006). Rosen's emergency medicine: concepts and clinical practice. Mosby/Elsevier. p. 2506. ISBN 9780323028455. 
  11. Marx, John (2006). Rosen's emergency medicine: concepts and clinical practice. Mosby/Elsevier. p. 2506. ISBN 9780323028455. 
  12. 12.012.1 Schaffner A. Feveruseful or noxious symptom that should be treated? Ther Umsch 2006; 63: 185-8. PMID 16613288
  13. Soszynski D. The pathogenesis and the adaptive value of fever. Postepy Hig Med Dosw 2003; 57: 531-54. PMID 14737969
  14. Su, F.; Nguyen, N.D.; Wang, Z.; Cai, Y.; Rogiers, P.; Vincent, J.L. Fever control in septic shock: beneficial or harmful? Shock 2005; 23: 516-20. PMID 15897803
  15. Schulman, C.I.; Namias, N.; Doherty, J., et al. The effect of antipyretic therapy upon outcomes in critically ill patients: a randomized, prospective study. Surg Infect (Larchmt) 2005; 6:369-75. PMID 16433601
  16. Rantala S, Vuopio-Varkila J, Vuento R, Huhtala H, Syrjänen J. Predictors of mortality in beta-hemolytic streptococcal bacteremia: A population-based study. J Infect. March 2, 2009. PMID 19261333
  17. Fischler, M.P.; Reinhart, W.H. Fever: friend or enemy? Schweiz Med Wochenschr 1997; 127: 864-70. PMID 9289813
  18. Craven, R and Hirnle, C. (2006). Fundamentals of nursing: Human health and function. Fourth edition. p. 1044
  19. 19.019.1 Lewis, SM, Heitkemper, MM, and Dirksen, SR. (2007). Medical-surgical nursing: Assessment and management of clinical problems. sixth edition. p. 212

Bacaan lanjut

  • Rhoades, R. and Pflanzer, R. Human physiology, third edition, chapter 27 Regulation of body temperature, p. 820 Clinical focus: pathogenesis of fever. ISBN 0-03-005159-2

Pautan luar

  • (Inggeris) Apa yang perlu anda lakukan sekiranya anak anda mengalami demam. dari Hospital kanak-kanak Seattle
  • (Inggeris) Fever and Taking Your Child's Temperature
  • (Inggeris) US National Institute of Health factsheet
  • (Inggeris) BUPA factsheet
Diambil daripada "http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Demam&oldid=3226240"

Parents Indonesia » Babies » Tumbuh Gigi Membuat Anak Demam?

15:41 Posted by SUCCESS No comments

Tumbuh gigi pada bayi sering dikaitkan dengan demam? Benarkah? Ada yang menyebut demam karena mau tumbuh gigi hanya mitos. Namun ada juga yang menyatakan tumbuh gigi dan demam ada kaitannya.

Menurut Dr. Mitzi Johnson, MD seperti yang dikutip dari situs Parents.com, beberapa dokter memang banyak yang menyebut gejala demam pada bayi tidak berhubungan dengan tumbuh gigi. Tetapi dokter anak lain, termasuk Dr. Mitzi ,melihat hal itu ada hubungannya. Menurutnya, dia sering bertemu dengan orangtua yang membawa anak yang berusia di bawah 1 tahun mengalami demam ringan (kurang dari 38 derajat celcius) dan diare ringan. Selain demam, si anak juga meneteskan air liur dan mengigigt-gigit jari atau benda-benda yang ada di sekitarnya.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, tidak ada penyakit khusus yang diderita si anak. Dan orangtua pun hanya disarankan untuk memberikan obat penurun panas. Namun dua atau tiga hari kemudian, si anak mengalami penumbuhan gigi baru. Dan ajaibnya gejala demam dan diare pun hilang.

Sementara menurut Lisa Asta, MD, juru bicara American Academy of Pediatrics, ada banyak kesalahan informasi mengenai tumbuh gigi yang sering dikaitkan dengan demam yang sebenarnya tidak terkait. Lisa menambahkan jika bayi mengalami pilek, batuk, nyeri telinga, demam tinggi, atau tidak bisa tidur, mungkin hal tersebut tidak berhubungan dengan tumbuh gigi baru. "Jika Anda menghubungkan hal tersebut dengan gigi, Anda mungkin melewatkan infeksi yang ada di baliknya.

Perlu diketahui, gejala demam pada saat tumbuh gigi, menurut beberapa dokter merupakan akibat dari infeksi. Jika ada akibat dari infeksi, doker yang baik tidak harus memberikan perawatan intensif selama 24 jam. Infeksi sangat berbahaya pada bayi. Jika tidak diobati bayi Anda akan benar-benar sakit.

Yang jelas, gejala paling umum pada bayi yang sedang tumbuh gigi adalah rewel, air liur yang selalu menetes, mengunyah (bisa jari atau benda), dan kehilangan selera makan.

Gejala Kanker Serviks - Bidanku

15:35 Posted by SUCCESS No comments

Kanker serviks merupakan jenis penyakit berbahaya yang menyerang wanita. Penyebab utama kanker serviks (kanker leher rahim) adalah human papilloma virus (HPV) atau virus papiloma manusia. Virus ini ditemukan pada 77% perempuan yang terjangkit HIV-positif dan sisa nya kepada wanita siapa saja. Di Indonesia kanker serviks merupakan ancaman bagi wanita karena sesuai data yang ditemukan setiap hari 40 wanita yang dinyatakan kanker serviks, 20 diantaranya meninggal dunia. Di dunia setiap dua menit sekali wanita yang telah terdiagnosa kanker serviks meninggal dua menit sekali.

Kurangnya pengetahuan mengenai gejala dan tanda kankers serviks membuat sebagian wanita tidak menyadari. Bahkan kanker ini akan menyerang siapa saja dalam rentan usia yang tak terbatas. Perempuan tidak sadar ketika Human Papiloma Virus (HPV) menyerangnya. HPV , mikroorganisme kecil yang berukaran 55 mm dan memiliki 100 tipe HPV yang dapat menginfeksi kulit sehingga menimbulkan kutil. Virus yang berkembangbiak dan bertahan menyerang sistem kekabal tubuh sehingga memicu kanker serviks.

Pada stadium awal penderita kanker serviks sulit ditemukan gejalanya. Penderita kankers serviks pada awal terinfeksi virus layaknya seperti perempuan normal. Adapun pemeriksaan secara medis dengan bantuan tes pap dapat mendeteksi secara dini adanya gejala kanker serviks. Test pap dapat dilakukan pada usia 21 tahun dan selanjutnya dilakukan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Pada usia 30 akan dilakukan test pap dan juga tes HPV secara terus menerus hingga usia 65 tahun.

Adapun gejala lain yang mengarah pada terinfeksinya virus HPV adalah sebagai berikut :

1. Keputihan patogonis

keputihan (flour albus) yaitu keluarnya cairan selain darah dari kewanitaan dalam jumlah banyak. Meskipuun tidak semua keputihan berbahaya akan tetapi jika anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri berikut, anda harus waspada :Keluarnya cairan dalam jumlah banyak, Cairan berubah menjadi kental, Berbau tidak sedap, Berwarna tidak normal (kekuning-kuningan, kehijauan, kecoklatan), Timbul rasa panas dan gatal pada area kewanitaan keputihan dengan ciri-ciri perlu perhatian serius, konsultasikan dengan dokter spesialis obygn.

2. Sakit pada area kewanitaan

Rasa sakit yang menyerang area kewanitaan disebabkan karena human papiloma virus (HPV) telah berkembang dan mengganggu imunitas tubuh sehingga berakibat perut bagian bawah sakit, muncul sakit pada paha, sakit pada persendiaan panggul saat menstruasi, sakit ketika buang air besar dan sakit ketika berhubungan badan.

3. Pendarahan

Kebanyakan wanita menanggap bahwa pendarahan yang terjadi karena siklus menstruasi yang tidak normal, akan tetapi perlu diwaspadai jika darah yang kelaur dari area kewanitaan anda sering dan berlangsung rutin maka harus memeriksakan segera pada dokter.

4. Nyeri buang air kecil

Kantung kemih yang terinfeksi dengan virus akan mengakibatkan penderita mengalami rasa sakit buang air kecil ini merupakan gejala kanker serviks memasuki stadium lanjut.

5. Timbul rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan seks

Sering menggonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual beresiko tinggi mengakibatkan kanker serviks. Ketika berhubungan intim sering sakit dan mengeluarkan darah disebabkan adanya infeksi pada leher rahim yang parah.

6. Penurunan nafsu makan

Penurunan nafsu makan menyebakan imunitas menurun sehingga rawan terjadi stress, cemas berlebih, dan menggangu energi. Selain itu, ini merupakan tanda awal terjadinya gejala kanker serviks.

7. Bengkak pada kaki

Ketika anda mengalami kaki bengkak tanpa sebab, mungkin ini serangkaian tanda virus penyebab kanker serviks menyerang tubuh anda.

8. Cepat Lelah

Kelelahan yang menandakan anda terjangkit HPV adalah kelelahan tanpa sebab yang menyerang waktu bersantai anda.

Thank you for reading article Gejala Kanker Serviks - Bidanku

Doa Demam Panas - CahayaPurnama.Com Laman Ilmiah Anda

15:00 Posted by SUCCESS No comments

Doa-Demam-Panas

Doa Demam Panas

Malik bin Ismail menceritakan kepada kami, (ia berkata) Zuhair menceritakan kepada kami, (ia berkata) Hisyam menceritakan kepada kami (yang diterima) daripada Urwah (yang berasal) dari Aisyah r.a. (yang diterima) dari Nabi s.a.w. Rasulullah s.a.w. bersabda: Demam panas adalah dari serpihan api neraka Jahannam, maka dinginkanlah dengan air.
(sahih al-Bukhari, no. 3023)

Dalam dunia perubatan, salah satu cara untuk mengurangi rasa panas badan adalah dengan meletakkan air @ ais di bahagian dahi @ kepala. Sehingga suhu tubuh yang belebihan boleh berkurang dan kembali pada keadaan yang normal.
Hadith lain berkaitan dengan deman atau penyakit, antaranya ialah;

Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka.
(HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821).

Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, kerana sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi.
(HR. Muslim no. 2575).
Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya.
(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya.
(HR. Bukhari no. 5641).

Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya.
(HR. Muslim no. 2573).
Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, melainkan ditetapkan baginya dengan sebab itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya.
(HR. Muslim no. 2572).

Walaupun demikan, seorang mukmin mestilah berikhtiar untuk mengubatinya. Ini adalah kerana Rasulullah s.a.w. bersabda:
Allah tidak menurunkan penyakit melainkan pasti menurunkan ubatnya.
(HR. Bukhari no. 5678).

Tapi haruslah di teliti cara perubatan @ ikhtiar yng digunakan dan janganlah sesekali menggunakan sesuatu yang haram atau bertentangan dengan apa yang telah ditetapkan dalam Islam.

Rasulullah s.a.w. bersabda:
Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan ubatnya, maka berubatlah dan janganlah berubat dengan yang haram.
(HR. Ad Daulabi dalam al-Kuna, dihasankan oleh Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadith ash- Shohihah no. 1633).

Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan kalian pada apa-apa yang haram.
(HR. Abu Yala dan Ibnu Hibban no. 1397. Dihasankan oleh Syeikh Albani dalam kitab Mawaaridizh Zham-aan no. 1172).
Disebalik derita atau sakit pasti terdapat hikmah disebaliknya. Antaranya ia dapat menyedarkan manusia yang sedang lalai dengan nikmat sihat yang diperolehinya yang mungkin jarang sekali disyukuri nikmat yang diperolehinya itu. Ini kerana jika Allah menguji seseorang hambaNya barulah ia merasa dirinya kerdil, lemah, serba kekurangan, hina dan teringat akan dosa-dosa yang telah dilakukannya sehinggalah ia kembali kepada Allah S.W.T. dan memohon ampunan dariNya.

Sesungguhnya, sakit atau musibah merupakan pintu kesedaran seorang hamba bahawa ia memerlukan Allah S.W.T. Tidak sedetik pun ia tidak memerlukanNya dan perlu selalu bergantung kepadaNya. Marilah sama-sama istighfar di atas apa yang telah dilakukan sepanjang nyawa dikandung badan. Moga-moga setiap amalan yang kita dilakukan diterima olah Allah S.W.T.

Sedang Engkaulah sahaja yang lebih mengasihani daripada segala yang mengasihani..

Incoming search :

doa demam panas,demam panas,doa penurun panas,penawar demam,penawar demam panas,doa anak demam panas,doa untuk anak demam,doa demam,doa anak demam,doa ketika demam,ubat demam panas,cara mengatasi demam panas,doa sakit panas,doa demam panas rumi,ayat penyembuh demam panas,doa untuk anak sakit demam,ayat penyembuh demam,cara agar sakit panas,Doa untuk orang demam,petua demam panas,penawar demam panas kanak-kanak,petua hilangkan panas badan,petua hilangkan demam panas,cara menghilangkan panas dalam badan bayi,doa penurun panas bayi,cara hilangkan demam panas,doa demam panas dalam rumi,doa menurunkan panas,doa untuk sembuhkan demam,doa ketika sakit demam,panas badan,doa nabi ibrahim untuk demam panas,doa sakit demam,doa sembuhkan demam,ayat demam panas,doa merawat demam,doa turunkan demam panas,doa penawar dingin,doa anak demam malam,doa untuk anak yang sakit demam,sembuhkan demam,doa penawar anak demam panas,doa untuk anak sakit panas,gambar doa sakit,kurangkan panas bayi,dzikir untuk orang sakit panas,kurangkan panas badan,kurangkan demam panas,jampi jampi untuk budak,hilangkan panas dlm badan,kepala baby bayi panas tapi tak demam,Kata kata doa kepada allah karena sedang sakit panas badan,kurang kan suhu orang dewasa demam panas,dzikiran untuk obat anak sakit panas,jampi penurun panas anak,kanak-kanak demam malam,petua hilangkan demam bayi,gambar doa anak sembuh,dzikir penyembuh anak demam,tawar org deman,Doa untuk anak panas,doa untuk anak ketika demam,doa untuk sembuh demam panas,doa turunkan panas anak,doa turun panas anak,doa syifa demam panas dalam rumi,doa supaya suhu badan panas turun,doa supaya panas pada anx sembuh,doa supaya cepat sembuh dari demam,doa supaya anak sembuh dari penyakit,doa semoga cepat sembuh dari demam panas,doa untuk anak sedang sakit panas,doa untuk bayi yg lg sakit,doa untuk kanak-kanak demam panas,do\a rasulullah ketika demam,doa-doa menyembuhkan penyakit jawi dan rumi,doa untux pnurunan pnas bdan,doa untuk penurun panas,doa supaya sembuh dari demam,Doa untuk menyembuhkan sakit panas,doa untuk menyembuhkan kanak kanak demam panas,doa untuk menurunkan panas,doa untuk menurunkan demam anak,doa untuk menghentikan panas pada orang yang sakit,doa untuk membuang demam waktu malam,doa untuk mak cepat sembuh-rumi,DOA SEMBUH DEMAM,zikir untuk agar sembuh dari sakit panas,surat alquran sakit demam,surah untuk bayi yang demam,surah sembuhkan demam,surah penyembuh demam anak,surah dlm al quran untuk menurunkan panas,surah dalam alquran untuk mengurangi rasa cinta k suami,sakit panas menurut islam,rawatan tradisional demam panas,rawatan demam panas kanak-kanak,rawatan demam panas,petua untuk menghilangkan demam panas baby,petua untuk kebahkan demam,petua tradisional hilangkan demam,petua supaya demam baby cepat sembuh,petua panas dalam badan,surat alquran untuk penurun panas,tawar demam panas,zikir redahkan penyakit,zikir penurun panas,ubati demam panas,ubat utk pulihkan demam,ubat tradisional petua sembuh dari demam,ubat demam untuk bayi,ubat demam panas dewasa,turunkan suhu anak demam,turunkan panas badan,turunkan demam panas kanak-kanak,tips menghilangkan panas badan ketika hamil,tips kurangkan suhu panas badan,tip turunkan suhu badan ank,tidaklah sakit yang terus menerus kepayahan penyakit,Tawar embun,petua merawat demam panas,petua menurunkan demam panas kanak2,penurun panas pada bayi dengan cara baca an alquran,penawar utk anak demam,penawar bayi demam panas,obat turun panas menurut alquran,obat panas dingin dri quran,merawat demam panas ketika hamil,merawat demam panas dan doa,merawat demam panas bayi,merawat bayi demam mengikut rawatan islam,merawat bayi demam,menghilangkan panas kepala bayi,mengatasi demam malam,macam mana cara nak sihat deman cepat,logo ayat alqur an,Kurangkan panas dalam kanak,penyakit demam panas,petua atasi demam,petua kurangkan panas badan anak kecik,petua kurangkan demam panas orang dewasa,petua kurang kan panas badan anak,petua kurang demam panas,petua kuning baby mengikut alquran,petua kebahkan demam bayi,petua kebah demam bayi,petua hlgkn badan panas anak,petua hilangkan panas dalam badan bayi,petua hilangkan panas dalam badan,petua hilangkan demam kuning,petua hilangkan demam baby,petua hilangkan demam,petua demam,Petua dan doa hilangkan panas bdn anak,kurangkan panas bdn bayi,doa sakit panas anak,cara nak ubatkan orang dewasa yang demam panas,cara mengatasi panas kepala bayi,cara mengatasi kuning bayi,cara mengatasi anak kecil deman,cara melegakan demam panas,cara melegakan demam dengan cepat,cara kurangkan demam panas,cara kebahkan demam panas,cara kebah demam panas,cara kebah demam bayi,cara islami untuk mengobati anak demam panas,cara islam mengurangkn demam panas,cara hilangkan demam,cara cepat sembuhkan demam panas,cara bagi panas deman turun,Cara mengatasi penyakit anak kecil dalam al-QUR AN,cara menghilangkan demam panas,cara nak kebahkan demam malam kanak2,cara nak demam,cara merawat panas badan,cara merawat orang yang sakit panas,cara merawat demam panas,cara merawat demam bayi,cara menurunkn panas badan pada baby,cara menurunkan demam panas,cara menurunkan demam menurut al-quran,cara mengurangkan panas badan,cara mengurangkan demam,cara menghilangkan panas ketika demam,cara menghilangkan panas dalam badan,cara menghilangkan deman,cara atasi kanak demam panas,cara atasi demam,Ayat untk menurunkan panas,ayat ubat demam,Ayat quran utk obat demam panas tinggi utk anak2,ayat mengurangkan demam anak,ayat mengilang kan badan panas,ayat hilangkan demam panas,ayat demam,ayat alquran penurun panas,Ayat al-quran untuk menyembuhkan anak yang demam panas,ayat al quran yang dapat mengurangkan panas badan,ayat al quran menurunkan suhu badan,atasi demam panas dewasa,amalan untuk anak demam,amalan penurun panas anak,ayat untuk anak demam panas,ayat untuk menyembuh anak demam,buat yang lagi sakit demam,bayi kepala panas adakah demam,badan panas Cara menyembuhkannya,bacaan untuk panas dalam,bacaan untuk anak sakit,bacaan rumi doa penawar demam panas,bacaan penawar turun panas anak-anak,bacaan menghilangkan panas pada tubuh,bacaan doa ketika anak sakit panas,Bacaan ayat suci buat sembuhin sakit panas anak,bacaan ayat menurunkan badan panas,bacaan ayat al quran untuk kesembuhan anak yang sakit demam,AYAT-AYAT UNTUK MENHLANGKAN PENYAKIT DALAMAN ANAK,ayat utk sembuh demam kuning,amalan bayi panas,cara pulihkan demam,doa sakit demam panas dingin,doa penawar anak demam,Doa obat panas denga alquran,doa mujarap menurunkan demam panas pada anak,doa minta sembuh dari demam,doa menyembuhkn demam anak anak,doa menyembuhkan penyakit anak,doa menurunkan sakit panas,doa menurunkan pnas tnggi anak,doa menurunkan panas tinggi,doa menurunkan panas pada anak,doa menurunkan panas demam,Doa menurunkan panas badan pada bayi,doa menurunkan demam panas anak,doa menghilangkan sakit demam,doa penawar damam tulisan jawi,doa penawar panas,doa redakan penyakit,doa rawatan untuk demam panas,doa rawatan anak demam panas,doa rawat demam panas,doa penyembuh panas badan,doa penyakit panas,doa penyakit kuning bayi,doa penurun panas di alquran,doa penurun panas dewasa,doa embun nabi ibrahim,doa penurun panas badan,doa penurun panas anak,doa penurun demam menurut agama Islam,doa penurun demam anak,doa mengatasi demam,doa ketika panas,Demam panas dan sakit gigi,demam panas bayi,demam bayi panas,cara2 memulihkan semangat bayi,cara-cara mehilangkan demam panas,cara untuk kebah demam,cara ubat demam panas,cara turunkan suhu badan anak,cara turunkan suhu badan,cara tradisional ubati panas dalam badan untuk kanak-kanak,cara tangani denggi,cara sembuhkan bayi dari demam panas,cara sembuh panas badan baby,cara redahkan demam,deman panas,doa agar anak cepat sembuh dari demam,doa ketika badan anak panas,doa ketika anak sakit panas,Doa hilangkan demam panas,doa hilang demam,doa deman panas,doa demam sakit kepala,doa ayat penyembuh imej,doa ayat al quran untuk demam kuning,doa anak sakit panas,doa anak panas,doa anak demam agar cepat turun,doa agar cepat sembuh dari demam,doa agar balita sakit lekas sembuh,doa agar anak cepat sembuh dari sakit,cara pulihkan semangat anak